Ada sebuah cerita/ilustrasi yang pernah ku dengar&aQ pengen berbagi cerita singkat dengan siapa aja yang membaca bLog_Qu . . .
Qt mulai, , ,
Ada 3 tokoh: Ayah, Ibu, Budi (si Anak) +- kelas 2 SD yang hampir kehilangan bahkan tidak punya waktu untuk bermain dengan ayahnya yang super sibuk dengan pekerjaannya. Budi sangat senang main ular tangga.
Malam itu sekitar jam 19.00. . .
Budi : Bu,,, Ayah pulang jam berapa ya hari ini?
Ibu : Mungkin nanti malam setelah semua kerjaannya selesai, Nak.
Budi : Ooo (Bergegas ke ruang tamu&duduk di sofa dengan maksud menunggu sang ayah).
Kemudian jam 00.00, bArti 5 jam kemudian Ayah pulang...
TingTong, bel berbunyi. . .
Budi : Ayah baru pulang? (sambil membukakan pintu).
Ayah : Iya, Lho kamu kok belum tidur?
Budi : Iya, Yah. Budi sengaja nunggu, mau bertanya sama Ayah.
Ayah : Apa itu?
Budi : Gaji ayah kerja berapa, Yah?
Ayah : 400 ribu untuk 10 jam. Untuk apa kamu nanya seperti itu?
Budi : Oooo, bArti Budi bisa pinjam uang 5 ribu sama Ayah?
Ayah : Untuk apa dengan uang itu? Sudah kamu tidur aja...!
Budi : Ayah. . . Tolong pinjamkan aku uang 5 ribu itu karena aku sangat memerlukannya. . .
Aku janji segera mengembalikannya sama Ayah. . .
Ayah : Kalau untuk mainan besok Ayah belikan, tapi jangan sekarang! Besok Ayah belikan
mainan yang kamu mau!!! Sekarang cepat kamu tidur, sudah malam!
(Dengan nada emosi ayahnya menyuruh Budi masuk ke kamarnya untuk segera tidur)
Sambil menangis tersedu-sedu Budi meninggalkan ayahnya.
Keesokan harinya, pagi-pagi...
Sang Ayah masuk ke kamarnya Budi karena menyesal telah membentak anaknya.
Ayah : Bud, ayo bangun... Maafkan Ayah, ya. Sudah membentakmu tadi malam, sebenarnya
untuk apa uang 5 ribu itu?
Budi : bArti aku boleh pinjam 5 ribu itu, Ayah?
Ayah : Iya, tapi untuk apa?
Dengan nada tersendat-sendat Budi menjawab. . .
Budi : Ayah, aku punya uang 15 ribu dari tabunganku selama ini, , ,
Tadi malam aku tanya berapa gaji Ayah...? Ayah bilang 400 ribu untuk 10 jam, kan?
Karena 400 ribu untuk 10 jam, bArti 1 jamnya 40 ribu.
Makanya setelah aku hitung, aku kekurangan 5 ribu, supaya genap jadi 20 ribu.
Aku pengen beli jam kerja Ayah walau hanya setengah jaaaaaam aja, Ayah. . .
Untuk menemaniku main ular tangga. Pasti uang 5 ribu itu aku bayar dari tabungan
jajanku tiap hari, Ayaaaaah. . .
Tanpa menunggu Budi menyelesaikan kata-katanya, Ayah langsung memeluk Budi dengan erat sambil menangis, dia berkata. . .
Ayah : Ya ampun, Naaak. . . Maafkan ayah selama ini lupa akan tanggung jawab yang ada
di rumah ini, Ayah menerlantarkan menemanimu, Ayah hanya tau kerja, kerja dan
kerja. Maafkan ayah ya, Nak. Ayah pasti akan punya waktu buat main ular tangga
denganmu dan banyak hal. . .
The End . . .
NB:
Semua hal kadang di luar kendali&di luar sadar kita.
Kita belum mampu melakukan apa yang mereka mau, tapi kita mampu komit dengannya dulu...
Kita tidak pernah tau bagaimana perasaanya, betapa hancurnya dia, betapa sedihnya dia. . .
Tapi satu hal, Budi tidak akan pernah berfikir untuk menggantikan posisi ayahnya dengan yang lain untuk menemani dia main ular tangga yang paling menyenangkan. Orang lain hanyalah kesenangan sesaat untuk menemaninya sementara.
- Hal Paling sederhana yang kita fikirkan, belum tentu sederhana menurut orang . . .
- Hal yang tidak terfikirkan oleh kita, apakah kita akan mulai berfikir ketika dia sudah
